Feeds:
Posts
Comments

curhat online

OK…..i’m back

just to write something in my head

here it goes…..

Kadang kita meyakini sesuatu yang tidak dianggap wajar oleh orang lain. Bahkan dianggap sebagai suatu tindakan yang “salah”. Tetapi haruskah kita selalu mendengarkan omongan orang lain, meski terkadang omongan orang lain bisa berfungsi sebagai  control terhadap tindakan-tindakan kita.

But, it’s my life. Jadi semua tindakan yang kuambil akan kualami sendiri, bukan oleh mereka. Just that simple…and for now, i think it’s time for me to strive for what i believe…

Aku tidak mungkin menyia-nyiakan waktu untuk satu hal yang sama sekali tidak kuinginkan. Itu hanya akan membuatku semakin terpuruk dalam aura negatif yang terus menerus menggerogotiku…bahkan tidak mungkin akan menghancurkanku…..

Bukan…bukan aku tidak mau berjuang. Tidak sama sekali jika untuk hal yang benar-benar kuinginkan. But, since the first time I didn’t want it at all. I just did it to make some one happy.  And I melt like a candle that lighting others…..

Mungkin apapun yang kulakukan tidak akan selalu membuat orang lain bahagia. Tapi aku akan memilih yang terbaik menurutku. Setidaknya aku merasa nyaman dengan hal itu. Jika aku sendiri tidak bahagia akan sulit membahagiakan orang lain dengan sempurna.

Egois…? Yes, I know maybe some people will say it. And I’ll prove it some day. At the day when I’ll say : Yes, I did! in my own way

Allah SWT telah mengatur rejeki masing-masing orang, tapi kita harus mencarinya. Yes, I agree.

RejekiNya datang dari berbagai pintu, bukan satu pintu saja….

Wish I’ll open the biggest one….amin

Can’t wait to go to the new gate in my life and see the bright and better future…..

a week at singaraja

seminggu adalah waktu yang singkat jika dibandingkan dengan ukuran waktu tahun

tapi seminggu kali ini berbeda, karena sarat akan makna bagiku

semua menjadi bernilai jika kulalui denganmu

foto berdua

semoga hal kecil di dekat Begonia’s House  dapat menjadikan hal-hal di depan menjadi lebih mudah dijalani bersama…..

meski itu hanya hal sepele, tapi aku mengingatnya sebagai hadiah indah…

terimakasih untuk semuanya

ini bunganya bunga cocor bebek, baru tahu aku kalo bunganya sebagus ini

tapi itu bagus menurutku lhoh, ga tau orang lain menilainya bagaimana

the gate

patung dan aku

danau bedugul

white flowers

matur suksema buat seminggunya

download at 4shared.com

Before this month, i didn’t know yet that if there are many files we can get freely at 4shared.com. Luckily, my husband told me about this site. And, how amazing we can get event that is a new release book. And of course you can found many mp3 files, videos, images. There are many links that you can choose to download your suitable file, when you search it.  Because i like reading a novel or book, for example, then i  choose the english version rather than the other language version.

A few days ago i’ve got “The Host”, a book of  Stephenie Meyer (the author of Twilight Saga Trilogy);” The Kite Runner” (Khaled Hosseini)–> it was adapted into a film too, and “Brisingr” by C. Paolini. I’ve read the first one, abook by S Meyer always atract me. I just can’t resist the feel to go to the other world created by Stephenie’s fantasy. Her clearly description of background settings make her fantasy come through our mind and make us feel the atmospheres of the story. Untill today i’ve just read 4 pages only. Hemm…can’t wait to finish it. Hopefully there are many spare times to read.

OK, that’s all for updating my blog today…happy free downloading..

nb: please correct my english, i’m not good at all

NEW BEGINNING

Setelah lama tidak ngeblog, now akhirnya sempet ngeblog juga. Actually sekarang ini aku sudah menikah. Yah, menikah. Sebuah kata yang kedengaran sederhana dan sering kita dengar. Ternyata sebagai awal dari suatu tingkatan kehidupan yang baru, menikah mengandung segala konsekuensi sebagaimana layaknya setiap apapun tindakan kita.  Akan tetapi, pada saat telah menikah ini lain. Karena segala sesuatunya tidak hanya berkenaan dengan diri kita pribadi seorang saja, tetapi berimplikasi pada suami, keluarga suami, dan juga tentu saja keluarga kita sebagai sesuatu hal yang akan melekat pada diri kita.

Benarlah jika akad nikah itu merupakan suatu yang besar dan berat. Karena didalamnya terkandung hak-hak dan kewajiban-kewajiban yang seharusnya dipenuhi oleh kedua belah pihak.  Ya, dengan begitu maka hak masing-masing akan terpenuhi sebagai akibatnya. Well, aku menulis ini tentu saja dengan bekalku yang masih sangat minim tentang kehidupan berumah tangga. Ehm, aku sekarang sedang belajar dalam banyak hal. Belajar bagaimana bersikap kepada suamiku, bagaimana melayani suami dengan baik, bagaimana berbakti yang benar, bagaimana aku bergaul dengan teman-teman suamiku (yang mana sangat beragam). Dan, ketika aku mencoba bersikap berubah dari ketika aku masih berkenalan dengan suamiku -yang mana hal ini kuanggap sebagai bentuk penghormatanku padanya-, ternyata suamiku justru kurang menyukainya. Yah, dia lebih suka pada sikapku yang dulu, yang dia bilang percaya diri, kelihatan lebih tegas. Ehm, padahal aku berpikir, kalau aku bersikap seperti dulu, temen-temennya akan beranggapan aku sombong atau terlalu percaya diri. Selain itu, dia juga bilang aku jadi terlalu kalem. Ehm, padahal dulu aku termasuk perfeksionis yang jika ada sedikit aja yang menurutku gak pas, akan cepat berkomentar. Telat dikit aja aku akan protes. Sampai dia bilang aku ini kaya atasan aja, minim dispensasi. Well, ternyata dia merindukan diriku yang dulu (maksudku sebelum kami menikah).

OK, satu hal yang lain adalah mengenai pengambilan keputusan setelah menikah. Ketika aku akan mengambil sebuah keputusan yang kupikir itu hanya akan berakibat pada diriku sendiri saja, ternyata banyak yang protes. Hufh, kadang orang-orang masih terjebak dalam corny paradigm (tanpa bermaksud merendahkan), meski itu sebenarnya sebuah nilai yang klasik yang justru pada zaman beberapa puluh tahun lalu diterapkan. Suatu tatanan hidup berumah tangga yang berimabgn kalau kubilang, tetapi sebagian besar orang justru menganggap itu kuno. Meskipun dalam tatanan kehidupan yang baru ini (yang diterapkan abanyak orang sekarang ini), tidak terbukti menghasilkan generasi yang benar dalam ukuran tata sikap dan pemikiran. Namun, karena hal itu sudah menjadi sebuah trend, maka hal yang out of trend akan dianggap sebagai error. Apalagi jika itu terlihat mencolok. Mungkin pembaca akan bingung dengan paragraf ini. Ya, wajar karena ini adalah sesuatu yang sensitif dan belum ada titik temu antara keluarga kami, jadi ini hanyalah pelepasan dari uneg-unegku saja.

Let’s start with another story. Ini tentang temen-teman suamiku. Ehm, pertama adalah temen-temen SMP dan SMA nya. Yang ini ada juga yang menjadi temenku waktu kuliah. Mereka dengan membawa kepribadian yang begitu beragam, unik, menyenangkan, misterius, dan juga mereka adalah orang-orang yang mumpuni di bidangnya masing-masing. Kebanyakan dari mereka adalah pribadi yang matang dan cerdas. Semoga aku bisa belajar menjadi pribadi yang matang dan cerdas dalam hidup. kemudian temen-temen kerja suami. Yang ini aku baru bertemu sebentar, dan mereka sudah terlarut dalam obrolan seputar mereka (kerjaan dan lingkungan kerja mereka), sehingga aku merasa menjadi outsider aja. Tidak banyak yang bisa kukenal secara personal, jadi aku juga tidak bisa bercerita di sini. Teman-temannya tentu akan mejadi teman-temanku juga, setidaknya dalam artian aku mungkin akan sedikit banyak masuk dalam komunitas itu entah hanya sebagai bentuk kehidupanku sebagai makhluk sosial yang tentunya ada kebutuhan interaksi meskipun intensitasnya berbeda-beda sesuai dengan kebutuhannya.

Kemudian, aku juga mulai mengikuti ritme hidup suamiku, demikian juga dia. Dalam hal makan, dia yang mengikuti ritmeku. OK, bukan berarti aku lebih rakus daripada dia lho. Ini karena aku terbiasa makan teratur, karena aku sakit maag. Masalah jam tidur, aku mulai belajar mengikuti suamiku. Meski aku belum bisa kalau tidur larut, setidaknya gak seperti dulu jam delapan udah zzzzzz….

OK, segini dulu ceritaku dengan awal kehidupan baruku. If, you have any sugestion or anything that will enhance my life, please give me a comment on this post.  Thank you

back again

alhamdulillah akhirnya sempet ngeblog lagee….

apa kabar dunia ?

OK. Sudah lama banget aku gak ngeblog. Jadinya bingung harus mulai dari mana. Ini berawal dari diputusnya jaringan internet ke bagian kami di kantor, karenamenurut kepala bidang kami internet dinilai telah mengganggu kinerja kami. Sebenarnya ini karena ada yang memonopoli PC sampai agak lupa waktu.Jadi semua kena imbasnya. Well, actually now i’m really interested with all about knitting and crocheting. Meskipun hasil dari hobby baruku ini baru tas, taplak,bandana, tali rambut, dan sepatu bayi. Itu pun aku baru buat satu-satu.Yang sama sekali belum bisa adalah knitting. Yep, merajut dengan menggunakan dua jarum sekaligus. Anyone can teach me ? Soalnya aku baru saja dikirimi benang sembur oleh masku. Makasih banyak ya. Maklim aku tidak bisa menemukannya di pontianak.

Yang selama ini kukerjakan adalah merenda (crocheting). Merenda menggunakan jarum yang ada kaitnya, yang biasa disebut jarum hakken. Berhubung masih amatir, jadi pengerjaannya sangat lambat. Selain itu aku mengerjakannya kalo ada waktu luang sepulang kerja dan jika tidak sedang capek ato males.

Ok, back to alasanku lama gak ngeblog tadi. Aku juga jarang ke warnet, karena suka mati listrik mendadak ditengah-tengah lagi ngenet. Jadi membuat trauma aja. Ok, ini berlebihan. maksudnya trauma kecil aja kok alias jadi males. Trus juga karena demam face book itu yang virusnya begitu cepat menular, sehingga aku lebih sering eksis di sana dibanding yang lain. Jadinya emailku pun jarang dibuka, dan hasilnya hari ini aku spesial ke warnet untuk membersihkan email. Eh, ga hanya itu sih, aku juga cari-cari video tentang basic knitting. Face book begitu mudah dibuka melalui HPku dari model jaman batu masih keras itu. Tentu saja libur sabtu minggu pun gak perlu ke warnet. Cukup ngendon aja di kamar dan fesbukan. Ehm, habis itu trus ngantuk dan tidur deh. Payah. Selain itu, kemaren ini aku baru saja dikirim ke entikong oleh kantor dengan payahnya. Uang sakunya cuma 75%, katanya masih ada kekacauan keuangan karena pergantian atasan. Makanya gak bisa ngeblog. Dan di sana ternyata tidak dilakukan sampling oleh petugas dari pemeriksaan. Otomatis ya kerjaan gak banyak. Saking bosannya, aku malah jadi stress dan kurus. Menyedihkan. Tapi sempat juga buat sedikit core-coretan fiksi, baru dapet dua bab aja siy, itupun kubaca ulang berasa banyak yang terlalu datar. Aku tugas di entikong selama 16 hari. Selama disana berita tentang ketegangan di blok ambalat begitu heboh. Sampe-sampe ortuku telp, dikira aku ikut perang. kujawab aja aku sedang tugas di Entikong which is border between West borneo-malaysia, sedangkan ambalat itu di dekat kaltim. tapi wajar juga siy kalo kawatir, kan sama-sama batas dengan malaysia juga. No comment tentang ambalat, but i love my country. Karena aku tidak mengerti tentang masalah itu, aku tidak mau sok tahu. pokoknya Hidup indonesia !

Itulah mengapa sudah lama absen dari blog. Makanya mohon doanya semoga bisa punya fasilitas internet di kamar. amin. Sedang diusahakan, tapi prioritasnya masih kalah terus dengan kebutuhan primer lainnya tuh. hiks

Segini dulu yah, i’ve get to go.

oke dilanjutkan lagi….

Berawal dari ditemukannya mayat lelaki berajah kupu-kupu di lengannya, menuntun ikal pada petunjuk keberadaan gadis cinta pertamanya A Ling. Berdasarkan berita-berita yang Ikal cari,  dia mengambil kesimpulan bahwa kemungkinan besar A Ling berada di samudra ganas dalam kekuasaan Lanun selat malaka. Entah dia ikut dalam rombongan perahu yang karam atau berada di pulau Batuan yang dikuasai Lanun berilmu hitam tinggi Sang Tambok. Ikal bertekad menemukan A Ling hidup atau mati.

Untuk mencapai tujuannya itu dia mulai menyusun  strategi. Satu-satunya jalan menuju ke P. Batuan adalah dengan berlayar dengan parahu milik sendiri, sebab tak ada satupun nelayan yang berani mencapai Batuan. Pergi ke Batuan sama dengan mengantar nyawa. Tapi bukan Ikal juka ia surut dan menyerah begitu saja tanpa ada upaya sampai habis-habisan.

Usaha pertama yang ia lakukan adalah mengumpulkan uang untuk membeli perahu. Dengan harga perahu yang sekitar 100 jutaan, ia harus bekerja membanting tulang dengan menjadi kuli timah dan berae. Akan tetapi, setelah bekerja sedemikian gigihnya, rasanya uang tak jua terkumpul. Sampai kemudian terbersit ide untuk membuat perahu sendiri. Dengan latar belakang pendidikan maupun leluhur keluarganya yang sama sekali tidak pernah berhubungan dengan dunia pelayaran, Ikal nekat mau membuat perahu. Hal ini menjadi perbincangan hangat  diantara warga kampung belitong. Bahkan hal itu menjadi taruhan hampir semua pelanggan warung kopi di kampung belitong. Tapi Ikal tak peduli, baginya pantang surut jika dia ingin meraih mimpi. Mimpi bertemu dengan A Ling setelah dia belasan tahun  mencarinya sampai ke penjuru Afrika dan Eropa.

Melihat begitu hebat dan gagahnya perahu Mapangi karya pembuat perahu turun temurun di kampungnya, Ikal sempat drop. Ia begitu terpukau akan kehebatan perahu itu, sedangkan dia tak punya secuil pun ilmu tentang perahu. Sampai akhirnya Ikal bertemu dengan sang Newton baginya, Lintang. Sudah menjadi keahlian Lintang untuk membuat hal yang rumit menjadi terlihat sederhana. Hanya dengan satu tips : ‘mengubah sudut pandang’, ide membuat perahu menjadi sangat mungkin dilakukan. Semua bisa dilakukan dengan ILMU. Bahwa Perahu sehebat apapun bekerja diatas prinsip hidrodinamika, dari situlah Ikal memulainya. Dia mulai mempelajari buku-buku kiriman Arai tentang teori perkapalan dari Inggris. (Oya, sampai lupa Arai akhirnya menikah dengan Zakiah, si cewek indifferent. Zakiah dibawa Arai ke Inggris melanjutkan studinya yang sempat terputus karena penyakit Arai). Tetapi dari studi literatur yang dilakukannya Ikal masih mengalami kebuntuan untuk menentukan ukuran-ukran yang tepat supaya perahunya tidak oleng atau tenggelam, berkecepatan tinggi, dan tangguh. Dan sekali lagi sang ilmuwan sejati Lintang menjadi solution maker. Sesuai dengan kegemarannya akan eksperimen, Lintang mengajak Ikal melakukan eksperimen dengan perahu pengangkut kopranya. Dan untuk kesekian kalinya Ikal dibuat terpana oleh kemampuan analitis Lintang. Dari hasil eksperimen serta perhitungan formula matematika dan fisika kapal hasil logikanya, Lintang berhasil menemukan ukuran-ukuran untuk membuat perahu sampai pada ketelitian mm. Begitu memukau kecerdasan sang ilmuwan kopra itu. Kecerdasan yang terus bersinar, meski harus putus dari bangku pendidikan formal.

Berbekal ukuran-ukuran dari Sang genius Lintang, Ikal mulai mencari kayu dan memulai proses pembuatan perahu tersebut. Namun sekali lagi keteguhan Ikal diuji.Para penebang kayu tidak ada yang mau bekerja sama dengannya. Mereka rupanya telah terhasut oleh Eksyen si Melayu yang bertaruh habis-habisan bahwa Ikal tak kan mampu membuat perahu. Padah kayu Seruk itu sangat diperlukan Ikal, sedang musim barat sudah hampir tiba. Pelayaran harus dilakukan sebelum musim barat tiba.

Ikal yang sudah hampir putus asa meminta bantuan dari temannya mahar yang sudah sedemikian rupa masuk ke dalam dunia perdukunan. Ptunjuk yang diperolehnya dari Mahar pun berbentuk teka-teki misterius, yah, mahar memang gila dengan hal-hal yang berbau misterius dan ganjil. Petunjuk itu membawa Ikal pada bangkai kapal Prompak Selat Malaka yang gagah, namun karam di dasar Sungai karena tertembak Kapal VOC ratusan tahun silam. Kali ini Ikal menghadapi masalah yang rumit lagi. Bagaimana caranya dia bisa mengambil kayu seruk yang telah membatu dan terikat kuat oleh pasak-pasak yang juga membatu karena telah terendam ratusan tahun dia air. Namun hal mustahil ini kembali dipecahkan oleh Lintang dengan menggunakan ilmu fisika dan memanfaatkan sifat air dan tekanan. Yup Hukum Archimedes.

Disaksikan oleh para penduduk kampung  belitong, Lintang, Ikal dan laskar pelangi menyuguhkan atraksi ilmu yang mencengangkan. Ya, mereka berhasil membangunkan sang makhluk raksasa yang telah tidur ratusan tahun dari dasar sungai dengan memanfaatkan tekanan 24 drum. Sekali lagi atraksi ilmu Lintang di novel ini terbukti. Hasil perhitungannya benar-benar mampu mengangkat perahu dengan berat ber ton-ton itu ke permukaan sungai. Amazing! but, i don’t know wether its true or not, ohhh…please…its fiction book.

Tak hanya itu, kemampuan Lintang kemudian terbukti lagi ketika perahu rancangan Lintang  yang dibuat oleh Ikal dan laskar pelangi, sukses besar waktu pertama kali diujicobakan ke air. Selamat !! Para petaruh yang kalah taruhan karena ternyata perahu buatan Ikal telah menjadi kenyataan harus memenuhi janjinya karena semua telah tercatat dengan rapi di warung kopi.

to be continued……

hai….

Berawal dari kegemaranku membaca buku, pada suatu ketika aku diberi tahu mbak kost ku katanya ada buku yang menarik. Nah  buku itu yang kemudian difilmkan dengan title “Laskar Pelangi”. Karena sudah jatuh cinta pada buku pertama dari tetralogi tersebut, maka buku-buku kedua dan ketiganya pun alhamdulillah sudah kubaca. Begitu aku dapat kabar bahwa buku keempatnya sudah terbit akupun buru-buru ingin membelinya, dan sekali lagi alhamdulillah gayung pun bersambut, ada seseorang yang mengirimnya dari jawa untukku. Terimakasih ya, pemberian yang menyenangkan dan pas banget dengan keinginanku. (–> dasar penyuka gratisan).

buku keempat ini yang diberi judul “Maryamah Karpov” menurutku lebiha biasa dibanding buku kedua “Sang Pemimpi” yang banyak penuturan lucunya serta lebih filosofis. Actually buku ke-IV ini baru kubaca setengahnya. knapa ? karena aku juga sedang punya hobi baru yang baru aja kupelajari yaitu merajut. he3…

OK aku coba membuat ringkasannya ya……

Pada buku ke – IV ini diawali dengan penghormatannya pada bapaknya, kemudian berlanjut pada sidang tesisnya yang dilaksanakan pada bulan puasa, dimana puasa di prancis waktu itu berlangsung selama lebih dari 12 jam karena siang hari yang lebih panjang dibanding malam harinya. Dan Ikal disidang pada saat menjelang berbuka puasa dikala sedang rasa lapar sudah diubun-ubun. Tetapi rupanya berkah berpihak kepada orang yang berpuasa, karena setelah sebelumnya temannya gagal sidang, ternyata ikal berhasil.

selanjutnya adalah perpisahan dengan teman-temannya dengan masing-masing kultur yang berbeda, ternyata pesta perpisahannya pun berbeda-beda sesuai dengan kultur para penyelenggaranya. tampaknya ikal lebih terkesan dengan pesta perpisahan yang diadakan oleh orang etnis china.

selanjutnya alur bergerak pada perjalanan pulangnya ke kampung Belitong. perjalanan menyenangkan yang ikal alami harus pungkas ketika mulai menginjakkan kakinya ke bandara soekarno-hatta di jakarta, perjalanan makin memburuk ketika dia naik kapal ke Belitong. tettapi tanpa diduga ketika dia sudah sampai pulau Belitong dan mau menuju ke kampungnya dia bertemu dengan bang Zaitun yang sekarang keadaanya sudah berbeda 180 derajat dengan kondisinya ketika ikal dan arai meminta petunjuk tentang cinta ke rumahnya. Sekarang Bang Zaitun berprofesi sebagai sopir. Nah, dalam perjalanan dengan bus bang Zaitun ini terjadi hal-hal yang menarik, dimana ikal merasa bahwa selama ini dia telah overvalued terhadap dirinya.

sesampainya di rumah ikal telah ditunggu kepala kampungnya. apakah gerangan yang istimewa sehingga ia samapi disambut sang kepala kampung ? rupanya tugas istimewa telah menantinya yaitu menjadi panitia penyambutan hadirnya seseorang yang telah ditunggu2 selama ini dalam sejarah di kampungnya. dia adalah seorang dokter gigi, karena selama ini dikampungnya belum pernah ada dokter gigi. disana telah ada dukun gigi bernama A Put yang mempunyai kemampuan menyembuhkan tanpa harus menyentuh bahkan melihat gigi pasiennya. ternyata dengan upacara yang digelar megah itu, mereka kaget karena orang yang mereka sambut itu tak lebih dari seorang gadis kecil. yang nantinya sang dokter gigi yang bersemangat baja ingin mengabdikan ilmunya di daerah terpencil itu harus kecewa karena ternyata kultur masyarakat di situ menganggap gigi adalah salah satu aurat yang tidak pantas dilihat orang lain. dengan demikian pamor sang dukun gigi tak tergantikan. bahkan sampai kepala kampung turun tangan mengultimatum salah satu warganya yang tidak mau berobat ke dokter gigi. namun ultimatum itu gagal total, dan bahkan sang kepala kampung harus menjemput warganya itu dan mengantarkan ke dukun A Put karena pasien itu sudah bengkak pipinya berhar-hari.

to be continued…….. (next part)

nah demikian dulu karena sudah sore…..mau mandi dulu ya…..

pasca dari jawa

oya dah lama nih ga nulis di blog….

ehhmmm…trus dah sepi juga yang ngeview. mungkin karena isinya ga nambah2 kali ya.

oya setelah 2 minggu dijakrta (3-14 november) trus dilanjut ke jogja (ciee mudik ni ceritane tapi kilat aja cuma 2 hari)…nah karena kecapekan sampai di pontianak aku tepar. sehari ga masuk. trus belum fit benar sampe sekarang.

oya aku juga mau cerita ni tragedi perjalananku ke pontianak naik salah satu maskapai penerbangan swasta yang namanya diambil dari salah satu nama hewan dihutan yang dianggap raha hutan (lho ini mah ketahuan yah ? biarin). begini penerbangan seharusnya pukul 09.25 WIB, ternyata bener2 waktu indonesia bagian barat banget makanya jam 10 an baru boarding alias mauk ke pesawat. trus mulai ada instruksi untuk mematikan Handphone, mulai peragaan oleh pramugari dan pesawat ternyata ga jalan2 juga. kemudian dia mulai bergerak sedikit trus berhenti, padahal katanya penerbangan ditunda 10 menit lagi karena ada trafic di udara (bisa penuh juga ya di atas sono—> baru tau aku ternyata banyak juga pesawat yang parkir di udara,…eh bukan ya?). tapi kok sampe 30 menit pesawat belum bergerak juga padahl didalam panasss banget. Yup AC ga dinyalakan, lha mending di angkot bisa buka jendela. lha ini ????

trus akhire semua penumpang naik pitam (sebenernya pitam tuh apa sih?). ada sekelompok TV crew nya global tv yang akhire ceplas-ceplos bikin lucu. katanya :”ayo-ayo blok M habis habis” (ya betul maksudnya nyindir karna panasnya udah lebih dari di metromini aja. trus ada anak kecil yang tiba2 nyeletuk dengan polosnya : ma ma kok dipesawat ada sarang laba-laba sih ?

kemudian setelah sekitar sejam dipesawat aneh ini. pesawat mulai menuju ke landasan pacu. yah akhirnya tak off juga. tapi tiba2 dia malah nge rem. alias ga jadi terbang malah belok lagi ke tempat semula. emangnya kita disuruh muter2 bandara gitu. nah crew tv itu makin ceplas-ceplos yang ga keruan. ada yang bilang :”apanih …..air (sensor) yang bener kucing hutan kalee atau malah kucing garong. wellcome to criminal cats flight” disambut ketawa semua penumpang. pramugari nan cantik jelita pun tak luput dari godaan mereka.

sebenarnya yang kutakutkan adalah : apakah pesawat ini bener2 baik2 aja sperti yang dikatakan oleh para flight attendant nya. wallahu alam. padahal sebelum masuk ke pesawat aku baru aja muntah karena sakit. jadilah belum sempat beli apa-apa langsung masuk ke pesawat. jadi perutku kosong selama itu dalam kondisi yang ga jelas. trus pada akhirnya pesawat kami terbang juga ke bandara soekarno-hatta jakarta. kali ini serius terbang dan serius nyampe ke cengkareng. perjalanan ke tempat transit kujalani dengan gontai karena kelaparan. trus karena gak tahan lapar dan kepingin aku beli brownis di Belinda. wow mahal ternyata, tapi kepepet ya gimana lagi (padahal emang pengin).

perjalanan dari jakarta-pontianak alhamdulilah lancar dan aku berhasil mendarat dalam kondisi lemes lunglai gontai. besoknya aku terpaksa (?) tidak masuk dan terpaksa laundry. trus bed rest seharian seperti putri tidur.

dah dulu ya sebenere banyak yang ingin kuceritakan tapi mau makan dulu nih. oya buat temen-2 ku di jakarta, kok kalian gak kompak sih giliran akau ke jakarta malah kalian lagi sibuk, lagi cuti, payah ah…he3 tapi ga pa pa ding kungerti kok dengan kesibukan kalian sebagai eksekutor muda….he4.

bye-bye sementara

buku bagus

oya sekedar ingin berbagi. aku baru baca beberapa buku yang isinya bagus menurutku. diantaranya : Bulan Mati di De Javasche Orange (Afifah Afra), Syahid Samurai (Afifah Afra), Livor Mortis (Deasylawati), Penembak Misterius (Seno Gumira Ajidarma). trus yang dah lama kubaca: Hafalan Shalat Delisa (tere LIe), Maharani (pearl s. Buch).

yah mudah-mudahan bisa jadi bacaan pengisi kebosanan yang lumayan berisi. kalo yang mau humor, ada Kambing Jantan (raditya dika). trus yang ingin kubeli tapi belum dapet-2 juga adalah : Bukavu (Helvy tiana rosa). kalo ada yang punya pinjem dong !!????

ehmmmm…..

hari ini puasa hari ke 21. temenku dah ambil cuti duluan dan dah pulang ke rumahnya. sedang aku karena terganjal cutinya, yah, aku masih nunggu tanggal 26 ntar.

btw, mungkin karena ini bulan ramadhan. begitu buka FS, tiba-2 ada messages dari temen-temen SMU. biasa sih nagjak reunian aja. tapi itu adalah orang-orang yang sudah lama sekali gak pernah kontak. bahkan dulu di SMU pun aku gak terlalu kenal dekat. trus ada yang dah punya baby…ya ampun kok ternyata aku dah ketinggalan. ya semoga semua ada hikmahnya. wallahu alam. trus ada yang dulu pendiem abis (he2 sory Daris aku bahas di blog ku ya….lho kok malah nulis IDnya aduh-aduh sorry dah terlanjur nih) ternyata sekarang dia jadi pendaki gunung, pecinta alam. let’s go green Fren ! pokoke beda banget ma yang dulu ku kenal sekilas aja sih karena aku emang ga pernah sekelas ma dia. ternyata semua bisa berubah seiring waktu, kecuali kulitku…(iklan produk kosmetik)

nah karena masalah cuti tersebut di atas, jadi reuninya gak tau deh. mudah-2 an siy bisa ikut. ngomong-2 aku jadi terharu nih. ternyata temen-2ku inget ama aku….hiks3….so, don’t feel alone ellik, there is still a lot of fren out there that care about you…. (ups melow banget). aku sempet agak angry juga masalah cuti ini, untung bulan puasa (lho mang hanya pas puasa aja kita nahan amarah murka? –> gak siy, tapi, tapi2…). yah udahlah yang telah lalu biarlah menjadi masa lalu

oya ada agenda cari resep bakpia nih selama aku di jogja. btw temen-2 yang baca blog ini mungkin ada yang tau detail. mohon di share yah. aku taunya cuma global aja nih. matur nuwun ya

Older Posts »